Postingan

Menampilkan postingan dari Mei, 2020

Road to "The City With Perfect Defense" #7

"Jika penaklukan Konstantinopel sukses, maka sabda Rasulullah SAW telah menjadi kenyataan dan salah satu dari mukjizatnya telah terbukti. Kita akan mendapatkan bagian dari apa yang telah menjadi janji dari hadist ini, berupa kemuliaan dan penghargaan. Oleh karena itu, sampaikanlah kepada para pasukan satu persatu bahwa kemenangan besar yang akan kita capai ini akan menambah ketinggian dan kemuliaan islam. Untuk itu wajib bagi setiap pasukan menjadikan syariat selalu di depan matanya dan jangan sampai ada diantara mereka yang melanggar syariat yang mulia ini. Hendaknya mereka tidak mengusik tempat - tempat peribadatan dan gereja - gereja. Hendaknya mereka jangan mengganggu para pendeta dan orang-orang lemah tak berdaya yang tidak ikut terjun dalam pertempuran"  Begitulah isi khutbah Sultan Muhammad II pada saat akan melakukan serangan umum terhadap Konstantinopel, 29 Mei 1453. Khutbah ini dilakukannya setelah shalat tahajud yang ia laksanakan bersama pasukannya. Sebelumnya, ...

Road to "The City With Perfect Defense" #6

Muhammad II (Mehmed II) lahir dari keluarga keturunan Utsmani. Dia merupakan anak ketiga dari Sultan Murad II, cucu dari Utsman Ghazi (peletak kesultanan Utsmaniyah dan pewaris Kesultanan Saljuk yang telah ada sebelumnya). Mehmed II lahir di Edirne, 29 Maret 1432* --  8 tahun setelah pengepungan Konstantinopel oleh ayahnya, Murad II. Dikatakan bahwa, ketika menunggu kelahiran anaknya ini, Sultan Murad II sedang menenangkan dirinya dengan membaca Al-Qur'an dan lahirlah anaknya ini ketika bacaannya sampai pada surat Al-Fath, surat yang didalamnya berisi janji - janji Allah SWT akan kemenangan kaum muslimin. Anak inilah yang kelak ditakdirkan untuk menjadi ahlu bisyarah yang membuktikan ucapan Rasulullah SAW dan menjadi sebaik - baiknya panglima. Mengapa ia di nobatkan sebagai sebaik - baiknya panglima? Karena dari kecil ia sudah di didik sebaik mungkin oleh ayahnya untuk menjadi seorang Ghazi. Ketika masih berumur 2 tahun, ia dikirim ke Amasya untuk mempelajari pemerintahan bagi ke...

Road to "The City With Perfect Defense" #5

" pasti akan ditaklukkan Konstantinopel dan sebaik - baiknya pemimpin adalah pemimpinya dan sebaik - baik pasukan adalah pasukan yang menaklukannya." (HR. Ahmad) Hadist tersebut mempunyai arti yang mendalam bagi kaum muslimin. Hadist tersebut merupakan bisyarah, sebuah janji Allah serta rasul-Nya bahwasannya Konstantinopel pasti akan takluk di tangan kaum muslimin. Hadist tersebut dapat menjadi sebuah energi yang tak terbatas, yang dapat mengatasi segala rintangan dan memungkinkan segala kemustahilan untuk menaklukan Konstantinopel. Bagi kaum muslimin, nama Konstantinopel berarti kemuliaan yang telah dijanjikan oleh Allah dan Rasul-Nya. Ramai dari kaum muslimin menyiapkan jiwa dan harta mereka untuk menjadi Ahli Bisyarah. Pasca kejatuhan Bumi Syam dan wilayah di sekitarnya ke tangan kaum Muslimin di masa Khulafaur Rasyidin, wilayah kekuasaan Romawi mulai mengurucut dan hanya tinggal Konstantinopel dan sedikit wilayah atasnya saja, kota yang selama ini menjadi fokus uta...

Road to "The City With Perfect Defense" #4

"Constantinople, constantinople, C'est I'empire du Monde!"  (Napoleon Bonaparte, at Treaties of Tilsit, 1807)  Jauh sebelum masehi, masa di zaman Yunani Kuno, Byzas dari Megara sebuah kota dekat Athena, berniat mendirikan sebuah kota. Ia meminta nasehat kepada Orakel Delfi, semacam pendeta yang bertugas di Kuil Dewa Apollo di Kota Delfi yang terletak di lereng Gunung Parnassus. Orakel Delfi memberitahu Byzas untuk mendirikan kota tepat di depan "si buta". Byzas bingung memahami maksud petunjuk Orakel Delfi. Byzas kemudian berlayar ke wilayah Laut Aegea sampai Selat Bosphorus dan di seberang Bosphorus inilah ia mendirikan kota yang ia namakan sebagai Byzantion. Pada masa kaisar Octavianus Augustus yang menjadi penguasa tunggal Kekaisaran Romawi mulai 27 SM hingga 14 M, imperium Romawi mencapai masa kejayaannya. Ia menciptakan Pax Romana dan pada masa kekaisaran inilah Nabi Isa a.s lahir. Puncak Pax Romana adalah pada masa kekuasaan Kaisar Trajanus ( ...

Road to "The City With Perfect Defense" #3

Bumi Syam, bumi yang diberkahi.  Dalam Sebuah riwayat, disebutkan bahwa nama negeri Syam berasal dari kata Sam. Kata ini merujuk pada Sam putra Nabi Nuh a.s yang menempati kawasan ini, setelah banjir bandang menyapu dunia. Kawasan cukup luas yang kini meliputi 4 negara: Suriah yang merupakan pusat negeri Syam dengan kota istimewanya Damaskus, Palestina kiblat pertama kaum muslimin, lalu Lebanon dengan ibukotanya berada di Beirut dan terakhir Yordania, negara peradaban suku Nabatean. Dulu negeri syam ini merupakan negeri kaya yang dikuasai oleh Romawi. Banyak kota-kota penting di Syam yang menjadi pusat peradaban seperti Damaskus, Homs, Aleppo, Anthiokia, Yerussalem, dsb. Setelah ekspedisi Mu'tah berhasil, Nabi SAW pun melanjutkan ekspansi dakwah islamnya ke wilayah Tabuk ( Rajab - 9 H).  Di wilayah Tabuk inilah banyak sekutu sekutu Romawi yang dulunya berada di bawah naungan Romawi, kini berada di bawah naungan "Dar  Al-Islam" , seperti penduduk Jarba dan Adzruh. Se...

Road to "The City With Perfect Defense" #2

"..Seandainya semua apa yang kamu katakan ini benar, pasti dia akan menguasai kerajaan yang ada di bawah kakiku ini..." , ucap Heraklius ketika berdialog dengan Abu Sufyan mengenai Nabi Muhammad SAW.  Ucapan Heraklius ini tidak meleset.  Tahun itu juga, 629 M, tepatnya bulan September ( Jumadil Ula - 8H ) 3 ribu pasukan muslimin dan 200 ribu pasukan Romawi bertemu di Mu'tah ( sekarang berada di wilayah dekat Kerak, Yordania ) dan inilah kali pertama umat muslim berhadapan dengan tentara Romawi di medan pertempuran.  Pasukan ini dikirim oleh Nabi Muhammad SAW karena dilatarbelakangi oleh terbunuhnya delegasi nabi SAW yaitu Harits bin Umair. Ia dikirim untuk menyampaikan surat dakwah nabi kepada Gubernur Bashra (Hanits bin Abi Syamr Al-Ghassani) yang baru saja dilantik oleh kekaisaran Romawi. Harits bin Umair ditangkap di Mu'tah oleh Syurahbil bin Amru Al-Ghassani dan menghadapkannya ke Penguasa Bashra kemudian membunuhnya. Pembunuhan delegasi ini merupakan su...

Road to "The City with Perfect Defense" #1

Dulu berabad - abad lamanya, dunia dikuasai dua imperium besar yaitu Romawi dan Persia. Persia menguasai wilayah timur dunia sedangkan Romawi di wilayah baratnya. Kedua imperium ini juga saling berebut hegemoni.  Hingga pada tahun 571 M, lahirlah seorang manusia terbaik utusan Allah SWT dari wilayah yang dulu dipandang tidak ada apa - apanya yang terhimpit oleh kedua imperium tersebut dialah Nabi Muhammad SAW yang nantinya akan mendirikan sebuah "Dar Al-Islam" yang dapat menandingi kedua imperium tersebut. Semenjak diangkatnya Nabi SAW menjadi rasul, ia terus berdakwah tanpa henti kepada manusia untuk mentauhidkan Allah. Setelah kurang lebih berdakwah selama 13 tahun di Makkah, Nabi SAW akhirnya hijrah ke Yastrib (yang nantinya berganti nama menjadi Madinah) ditemani sahabatnya yaitu Abu Bakar "Ash-Shiddiq" r.a. Sesampainya di Madinah, beliau langsung mendirikan "Dar Al-Islam" lalu membuat konstitusi pertama dalam sejarah yaitu Piagam Madinah. "Dar...